Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Hobi adalah kata benda (noun) yang dapat diartikan sebagai kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan sebagai pekerjaan utama.
Kata Hobi merupakan sebuah kata serapan dari Bahasa Inggris "Hobby". Turunan kata dari hobi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu pehobi. Pehobi merupakan orang yang memiliki hobi atau kegemaran.
Tujuan hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan. Terdapat berbagai macam jenis hobi seperti mengumpulkan suatu (koleksi), membuat, memperbaiki, bermain dan sebagainya.
“Hobi membaca buku bisa memberikan manfaat pada kesehatan fisik, terutama untuk kesehatan otak. Sedangkan untuk kesehatan mental, aktivitas positif tersebut bermanfaat untuk mengurangi stres dan gejala depresi.”
Manfaat hobi membaca buku pada fisik yang paling besar adalah untuk kesehatan otak. Dengan membaca buku, kamu secara tidak langsung sedang mengasah otak untuk berpikir, berimajinasi, bahkan untuk mengingat kosa kata tertentu. Hal itu berguna untuk memperlambat penurunan kognitif akibat proses penuaan. Berikut manfaat hobi membaca untuk kesehatan fisik:
1. Memperkuat otak
Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa membaca bisa meningkatkan kemampuan berpikir. Melalui pemindaian magnetic resonance imaging (MRI), peneliti sudah mengkonfirmasi bahwa membaca melibatkan jaringan sirkuit dan sinyal yang kompleks di otak. Semakin sering kamu membaca, maka jaringan tersebut akan menjadi lebih kuat dan lebih canggih.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013, peneliti menggunakan pemindaian MRI fungsional untuk mengukur efek membaca novel pada otak. Peserta studi membaca novel “Pompeii” selama 9 hari. Saat ketegangan dibangun dalam cerita, semakin banyak area otak yang menyala saat membaca.
Pemindaian otak juga menunjukkan bahwa selama periode membaca dan selama berhari-hari sesudahnya, konektivitas otak meningkat, terutama di korteks somatosensori, bagian otak yang merespons sensasi fisik seperti gerakan dan rasa sakit.
2. Memperbanyak kosakata
Para peneliti juga menemukan bahwa siswa yang membaca buku secara teratur, yang dimulai dari usia muda, secara bertahap mengembangkan kosakata yang banyak. Dan banyaknya kosakata yang dimiliki bisa memengaruhi banyak bidang kehidupanmu, mulai dari nilai pada tes standar hingga penerimaan perguruan tinggi dan peluang kerja.
3. Membantu mencegah penurunan kognitif terkait usia
The National Institute on Aging merekomendasikan membaca buku dan majalah sebagai cara untuk menjaga pikiran kamu tetap aktif seiring bertambahnya usia.
Meskipun penelitian belum membuktikan secara pasti bahwa membaca buku mencegah penyakit seperti Alzheimer, penelitian menunjukkan bahwa orang lansia yang membaca dan memecahkan masalah matematika setiap hari, bisa menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif mereka. Dan semakin awal kamu memulainya, semakin baik.
Sebuah studi tahun 2013 yang dilakukan oleh Rush University Medical Center, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang yang sudah melakukan aktivitas yang merangsang mental sepanjang hidup mereka cenderung tidak mengembangkan plak, lesi, dan kekusutan yang ditemukan pada otak pengidap demensia.
4. Mengurangi stres
Tidak hanya untuk kesehatan fisik, ada juga sejumlah manfaat hobi membaca untuk kesehatan mental. Pada tahun 2009, sekelompok peneliti mengukur efek yoga, humor, dan membaca buku pada tingkat stres siswa dalam menuntut program ilmu kesehatan di Amerika Serikat.
Studi ini menemukan bahwa 30 menit membaca buku bisa menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan perasaan tertekan sama efektifnya dengan yoga dan humor.
5. Membantu mengurangi gejala depresi
Orang dengan depresi sering merasa terisolasi dan terasing dari orang lain. Perasaan itu terkadang bisa dikurangi dengan membaca buku.
Membaca buku fiksi memungkinkan kamu untuk sementara melarikan diri dari dunia kenyataan, dan terhanyut dalam pengalaman imajiner para karakter. Dan buku swadaya nonfiksi bisa mengajarimu strategi yang dapat membantu kamu mengelola gejala depresi.
Itulah sebabnya Layanan Kesehatan Nasional Inggris sudah memulai ‘Reading Well’, sebuah program Books on Prescription, di mana para ahli medis meresepkan buku-buku self-help yang dikuratori oleh para ahli medis khusus untuk kondisi tertentu.
"Menonton film memang menjadi salah satu hobi yang menyenangkan. Ternyata, hobi satu ini juga memiliki berbagai macam manfaat terutama bagi kesehatan."
Banyak orang yang senang menonton film. Apalagi jika ada banyak film bagus yang baru saja tayang. Tapi ternyata, di balik serunya menonton film, banyak juga orang yang tidak tahu bahwa menonton film juga memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan.
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dan rasakan saat menonton film:
1. Menghilangkan Penat
Salah satu alasan mengapa banyak orang senang menonton film adalah karena kegiatan ini bisa membantu menghilangkan rasa penat.
Film menawarkan alur cerita yang seru dengan tambahan adegan mengagumkan yang membuat Anda bisa melupakan kelelahan yang Anda alami pada hari itu. Apalagi kalau Anda menonton film dengan suasana yang nyaman. Misalnya dengan menggunakan tempat duduk yang nyaman dan dengan ditemani camilan ringan seperti popcorn atau minuman.
Atur juga suhu ruangan agak sejuk untuk mendapatkan pengalaman nonton yang semakin menyenangkan. Akan tetapi, perhatikan juga jenis film yang ditonton. Kalau tujuan Anda untuk menghilangkan penat, sebaiknya pilih film yang ringan dan menghibur.
Misalnya film animasi, komedi, laga, petualangan, fantasi, atau yang lainnya. Film seperti ini biasanya dapat membantu pikiran Anda agar lebih fresh. Dari pikiran yang fresh ini akan lebih mudah mendapatkan jiwa yang sehat. Sehingga, akan lebih mudah juga bagi Anda untuk tetap sehat secara fisik.
2. Memberikan Inspirasi
Inspirasi sebenarnya bisa didapatkan lewat mana saja. Salah satunya adalah melalui film.
Anda bisa mendapatkan inspirasi dengan menonton film yang tepat. Hal ini banyak dirasakan oleh orang-orang. Khususnya yang bergerak di industri kreatif. Dunia film adalah dunia yang bebas ekspresi. Karena itu, banyak hal yang tidak terpikirkan di kehidupan nyata, tertuang lebih dulu di dalam film. Selanjutnya, Anda bisa menerapkan hal itu kembali di dunia nyata.
Misalnya rancangan busana seorang desainer bisa saja terinspirasi dari salah satu tokoh film. Atau seorang penulis bisa saja mendapatkan inspirasi baru untuk karyanya setelah menonton suatu film. Selain itu, Anda juga bisa saja mendapatkan inspirasi yang sifatnya abstrak namun bermanfaat bagi kehidupan Anda.
Contohnya saja, ada banyak orang yang terinspirasi dari film dan bahkan mengubah gaya busana, gaya rambut, hingga tingkah lakunya mirip dengan tokoh dalam film tersebut. Akan tetapi, pastikan inspirasi tersebut tidak sampai mengubah jati diri Anda nantinya. Ambil inspirasi yang sekiranya akan memberikan dampak positif dan mempengaruhi produktivitas Anda dalam pekerjaan atau pendidikan.
3. Terapi Kesehatan atau Sinematerapi
Apakah Anda sudah pernah mendengar istilah sineterapi atau sinematerapi?
Kalaupun belum, arti dari istilah tersebut memang sudah cukup jelas. Sesuai dengan namanya, sineterapi atau sinematerapi adalah sebuah terapi kesehatan yang dilakukan dengan cara menonton film.
Meskipun bagi sebagian orang hal ini masih cukup asing, namun terapi ini sudah mulai dijalankan dan memang bisa diterapkan. Dalam terapi ini, pasien dipersilakan untuk menonton film untuk mengurangi keluhannya. Terapi ini biasanya dilakukan kepada pasien yang merasa frustasi, depresi, atau mengalami gangguan mood lainnya. Dengan menjalankan terapi ini, maka keluhan seperti stres bisa berkurang.
4. Meningkatkan Kesadaran
Beberapa film memang dibuat dengan tujuan tertentu. Misalnya untuk menyampaikan satu pesan moral yang penting bagi para penontonnya. Misalnya, ada film yang sengaja dibuat untuk membuat masyarakat lebih paham bahaya dari pergaulan bebas.
Film seperti ini dibuat sebagai hiburan dan juga penyampai pesan pada masyarakat. Sebuah film biasanya memiliki alur yang jelas. Karena itu, penyampaian pesan pun akan terasa lebih santai bagi penontonnya sehingga juga lebih mudah untuk diterima oleh penonton dan masyarakat.
Ada beberapa cara yang biasa digunakan di dalam film, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Misalnya melalui cara pengambilan gambar, angle, properti yang digunakan, adegan yang dilakukan, hingga kalimat yang digunakan tokoh dalam percakapan.
5. Memotivasi Diri
Kadang kala, ada masanya juga seseorang merasa lelah dan tidak bersemangat menjalani hidup. Hal ini tentu saja adalah hal yang wajar. Anda bisa saja merasa lelah dengan segala masalah yang Anda hadapi dalam hidup. Akan tetapi, jangan sampai Anda terlalu berlarut-larut dalam hal tersebut. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembalikan semangat Anda. Salah satunya dengan menonton film. Banyak orang yang bisa mendapatkan semangatnya kembali bahkan menjadi lebih tegar dalam menghadapi masalah dalam hidupnya.
Jika Anda sedang merasa tidak bersemangat, Anda bisa memilih cerita film dengan genre seperti drama, laga, petualangan, keluarga, dan lain sebagainya. Film-film semacam ini biasanya memiliki alur yang tidak jauh berbeda dengan dunia nyata. Dalam film seperti itu, tokoh utama juga biasa digambarkan sebagai orang yang memiliki banyak masalah. Namun berbagai masalah tersebut pada akhirnya bisa dihadapi dengan tekad dan motivasi yang kuat.
Dengan menonton film seperti ini, mau tidak mau Anda akan berkaca dan melihat bagaimana keadaan Anda. Dengan begitu, pengaruh psikologis dalam film ini juga akan sampai kepada Anda dan membuat Anda bisa kembali bersemangat.
"Musik bukan hanya media untuk mengungkapkan perasaan emosional, namun juga bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Hobi mendengarkan musik membantu mengurangi stres, mendorong produktivitas, dan meningkatkan kecerdasan otak."
1. Meningkatkan Suasana Hati
Keuntungan pertama hobi mendengarkan musik adalah meningkatkan suasana hati atau mood. Pasalnya dengan mendengarkan musik, tubuh akan melepaskan dopamin hormon pemicu rasa senang.
2. Melepaskan Stres
Mendengarkan musik juga dapat membantu mengurangi stres. Kondisi ini memiliki keterkaitan dengan kesehatan mental seseorang. Ketika mendengarkan musik, tubuh akan melepaskan hormon kortisol pemicu stres, kemudian muncul dopamin dan serotin yang dilepaskan otak untuk menurunkan stres.
3. Meningkatkan Daya Ingat
Jangan salah, hobi mendengarkan musik ternyata membantu meningkatkan daya ingat. Hal ini dikarenakan sistem saraf otak yang memproses musik terhubung dengan daya ingat seseorang.
Musik dapat mengaktifkan korteks indera pendengaran, secara bersamaan hal itu merangsang hippocampus yang juga bagian otak untuk menyimpan dan mengolah memori jangka panjang. Itulah sebabnya ketika kita mendengarkan lagu yang berkesan, otak akan memberikan proyeksi akan lagu yang kita dengar.
4. Meningkatkan Kecerdasan
Kalian tentu sering mendapati ibu hamil memperdengarkan musik pada janin di dalam kandungan. Dalam hal ini, ketika mendengarkan alunan musik, otak bagian kanan dan kiri akan saling terhubung akibat suara yang ditangkap oleh telinga.
Hal tersebut membuat corpus callosum atau saraf penghubung bagian otak kanan dan kiri tumbuh lebih kuat. Artinya, ini menghasilkan kecepatan pemrosesan koneksi yang lebih cepat sehingga dapat menciptakan ide dan konsep yang lebih cepat pula.
5. Meningkatkan Produktivitas dan Kreativitas
Terakhir, musik dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Jika kalian memiliki hambatan yang berpengaruh pada produktivitas, tidak ada salahnya mengambil waktu dan mendengarkan musik yang dapat memberikan semangat. Dengan begitu, kamu kembali dapat mengekspresikan berbagai ide cemerlang.